Mengingat Allah. To members of eDakwah by Mohammad Yasser fachri. Re-posted by Iqraa A.

Mengingat Allah

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan ‘Tuhan kami adalah Allah’ kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka (istiqamah), maka malaikat akan turun kepada mereka (menghibur mereka) dan berkata, ‘Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan memperoleh (kelak) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu. Kamilah pelindung-pelindung mu dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) apa yang kamu minta, sebagai hidangan (bagimu) dari Tuhan Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.’” (QS Fushshilat [41]: 30-32)

Orang-orang yang berpuasa adalah orang yang terbanyak dzikir (mengingat Allah) dengan bertasbih, bertahlil, bertakbir dan beristighfar. Amatlah merugi orang-orang yang berpuasa tapi lisannya dan hatinya lalai dari berdzikir mengingat Allah ‘Azza wa Jalla. Bila siang terasa panjang, ia memendekkannya dengan berdzikir, bila didera oleh lapar dan haus yang menghujam, ia menghilangkannya dengan dzikir kepada Allah.

Orang-orang yang berpuasa dengan bersungguh-sungguh hatinya akan tenteram dengan mengingat Allah. Jiwanya merasa tenang dengan kerinduan kepada Allah. Dalam sebuah sabdanya Rasulullah saw berkata, “Hendaklah lidahmu selalu basah karena mengingat Allah.” (HR Muslim).

Dalam ayat diatas, Allah ‘Azza wa Jalla menghibur hamba-hamba-Nya yang selalu berdzikir dan penyerahan diri yang tulus (istiqamah) dengan menurunkan malaikat kepada mereka untuk membisikkan dalam relung-relung hati mereka yang paling dalam sebuah berita gembira agar mereka terhindar dari rasa takut (gelisah) terhadap apa yang ada dihadapan dan rasa sedih terhadap apa yang telah luput dari mereka.

Dihadapan para sahabatnya Rasulullah saw pernah menyampaikan, “ Maukah kalian aku beritahukan amal yang terbaik dan tersuci. Lebih baik dari menafkahkan hartamu dijalan Allah dan lebih baik dari berjuang di jalan Allah dengan mengorbankan dirimu?” Jawab para sahabat, “Tentu ya Rasulullah.” Rasulullah bersabda, “Dzikrullah” (mengingat Allah) (HR Bukhari dan Muslim)

“….Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS Ar Ra’d[13]:28)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: